D64ef9f0 b21b 482f bf77 a1c6964a56ce

Danafix Talks di Universitas Negeri Makassar: Mau Gaya Atau Kaya?

Makasar, 26 Agustus 2019 - PT. Danafix Online Indonesia mengadakan edukasi teknologi finansial khususnya peer to peer lending (P2P lending) di Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dihadiri oleh 80 mahasisw/i dari jurusan Ekonomi. Acara ini bertemakan “Peran Dan Pemanfaatan Fintech Lending Terhadap Ekonomi Digital Indonesia” yang diisi oleh Tito Yuniarto Soerjanto, Direktur Danafix, serta Fiko Andriansyah, seorang Certified Financial Planner.


Pada sosialisasi tersebut Fiko menjelaskan bahwa Gaya atau Kaya adalah pilihan yang berada di tangan kita sendiri, yang memutuskan pilihan tersebut adalah diri kita sendiri. Banyak hal yang terkadang tidak kita sadari, misalkan kita memperoleh uang bulanan/gaji yang kita lakukan harusnya adalah membagi-bagi uang tersebut menjadi 3 kategori yaitu; Kebutuhan, Investasi dan Keinginan. Dalam hal ini sering kali kita lebih cenderung banyak menggunakannya untuk keinginan dibandingankan dengan kebutuhan yang menyebabkan cashflow menjadi  berantakan. Dan gaya hidup yang tidak diimbangin dengan pemasukkan merupakan salah satu faktor utama yang membuat cashflow menjadi berantakan, karena gaya hidup yang tinggi yang tidak diimbangi dengan kemampuan akan menyebabkan orang yang berpenghasilan Rp 100.000.000 per bulan tidak cukup untuk gaya hidup dibandingakan dengan orang yang berpenghasilan Rp 1.000.000 per bulan yang cukup untuk hidup. 


Pada sosialisasi tersebut para mahasiswa diajak untuk dapat mengatur keuangan mereka sejak dini agar saat bekerja dan memiliki penghasilan dapat mengatur keuangannya dengan baik. Fiko membagi tips untuk mengatur bagaimana cara nya agar tidak boros; yang pertama, Melakukan komitmen untuk diri kita sendiri, Kedua, gimana caranya agar kita tidak boros, gimana caranya yang lebih tahu tentu kita sendiri karena masing-masing orang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhan yang mereka miliki. Selain itu menurut pemaparan dari Bapak Tito selaku Direktur PT. Danafix Online Indonesia, masyarakat kurang memiliki edukasi mengenai penggunaan uang terutama dalam hal pinjaman online. Oleh karena itu Danafix memberikan kemudahan berupa kecepatan proses layanan untuk memudahkan pengguna baru menggunakan produk Danafix. Selain itu, Danafix memberikan informasi yang jelas dan transparan, serta aktif memberikan edukasi mengenai produk pinjaman online ini, sehingga tingkat literasi masyarakat semakin bertumbuh. Selain itu Danafix menggunakan prinsip “Consultative Collection” dimana pengguna dapat melakukan konsultasi terkait dengan pembayaran pinjaman, sehingga mendapatkan solusi yang terbaik.


Salah satu bentuk inisiatif edukasi pemaparan diatas Danafix melakukan survey terkait dengan "Perilaku Orang Indonesia terhadap Uang“ yang dilakukan terhadap 500 responden dengan umur 18-55 dan dengan proporsi 56% laki-laki dan 44% perempuan.. Survey ini memiliki margin of error 4%, dilakukan pada 8-11 April 2019.  Temuan survey adalah sebagai berikut. Hasil survey bisa dibaca selengkapnyapada link ini.

- Generasi muda suka menabung

Pada responden dengan kelompok usia 18-27 tahun, terdapat 21% yang menyebutkan mereka menabung sekitar 20%-30% dari pemasukan bulanan. Selain itu, terdapat 28% yang menabung lebih dari 30% setiap bulannya.

- Menabung masih menjadi tantangan

Ketika ditanya mengenai berapa besar tabungan yang disisihkan tiap bulannya, mayoritas responden atau sekitar 30% menjawab bisa menabung sekitar 10% atau 20%. Sementara itu ada 27% yang menjawab bisa menabung 10%-20%. Namun, ada pula 21% responden yang menjawab bisa menabung sekitar 20% - 30%, bahkan ada pula yang bisa menabung lebih dari 30%, yaitu sebanyak 14% responden. Jadi, dengan kata lain, dari seluruh responden yang disurvey, hanya 35% yang menjawab mampu menyisihkan tabungan 20% atau lebih dari pemasukan bulanan. Di sisi lain, terdapat 7% yang menjawab susah menabung. Data ini menjelaskan bahwa menabung masih jadi tantangan buat mayoritas orang Indonesia, namun ada sebagian kecil yang mampu menabung dalam jumlah yang cukup.

Baca selengkapnya hasil survey di sini.

Latest articles