0637880a 953a 4328 a718 64749ca20319

Danafix Talks di Balikpapan: Mengenal Lebih Dekat Industri P2P Lending

BALIKPAPAN, 24 September 2019 - PT. Danafix Online Indonesia melaksanakan edukasi mengenai fintech P2P lending di Lays 76, Balikpapan pada tanggal 24 September 2019 yang dihadiri oleh mahasiswa dari Universitas Balikpapan jurusan Ekonomi. Acara ini bertemakan “Peran dan Pemanfaatan Fintech P2P Lending terhadap Ekonomi Digital Indonesia”. Adapun pengisi acara ini adalah Renuka, Lead PR Danafix, dan Fiko “BEDA” Financial Influencer yang memberikan pemaparan mengenai financial technology terutama di dalam industri P2P Lending dan mengenai pengelolaan keuangan.

Para mahasiswa dari Universitas Balikpapan menyimak informasi yang dibagikan kepada mereka. Renuka selaku Lead PR Danafix memaparkan mengenai pemanfaatan fintech yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat yang mempermudah masyarakat untuk mengakses produk-produk keuangan dan melakukan transaksi keuangan serta fintech meningkatkan literasi keuangan. Salah satu kemudahan yang dirasakan masyarakat adalah dalam bidang pinjaman online. “Pinjaman online saat ini berkembang sangat pesat, berdasarkan berita yang dikutip dari Detik.com terdapat Rp. 24 triliun sepanjang 2018 masyarakat yang menggunakan pinjaman online, dan saat ini angkanya bertambah pesat mencapai Rp. 45 triliun di sepanjang tahun 2019”, demikian kata Renuka. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa masyarakat saat ini sangat mudah menggunakan teknologi sehingga dengan hadirnya P2P Lending (Pinjaman Online) dapat dengan cepat diterima oleh masyarakat.


Renuka juga menjelaskan bahwa diluar dari kemudahan dan keuntungan yang didapatkan lewat P2P Lending terdapat juga sebab utama timbulnya masalah dalam dalam layanan P2P Lending salah satunya adalah fraudster. Merespon hal ini, OJK sudah memberikan wadah bagi masyarakat untuk melaporkan tindakan yang menyimpang tersebut agar masyarakat dapat bersama-sama memberantas pinjaman online yang illegal dan penipuan yang mengatasnamakan pinjaman online.

Fiko “Beda” selaku financial influencer memaparkan bahwa “Perlunya masyarakat dapat mengatur keuangan mereka, terutama generasi muda harus mulai berinvestasi sejak dini”.


Kebiasaan mengatur keuangan sejak muda ternyata sudah mulai dimiliki oleh para generasi muda Indonesia. Berdasarkan survey Danafix dan Jakpat mengenai “Perilaku Masyarakat Indonesia Terhadap Uang”, ternyata ada sekitar 21% responden yang menabung sekitar 20%-30% dari pemasukan bulanan. Selain itu, ada pula 28% yang mampu menabung lebih dari 30% setiap bulannya. Survey dilakukan  terhadap 500 responden dengan usia 18-55 yang terdiri dari 56% laki-laki dan 44% perempuan. Selengkapnya mengenai survey ini bisa disimak di artikel ini.

Acara Danafix Talks di Balikpapan adalah acara ke-11 yang diadakan oleh Danafix sepanjang tahun 2019. Danafix Talks adalah rangkaian roadshow yang di selenggarakan di 12 kota di Indonesia, 6 di pulau Jawa dan 6 di luar pulau Jawa. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kemajuan industri fintech P2P Lending, serta pemanfaatan layanan P2P Lending secara bijak. Rangkaian edukasi ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu OJK dalam hal mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan layanan P2P Lending yang baik dan untuk meningkatkan literasi keuangan.  

Latest articles